Frequently Asked Questions.


Orang Dalam Pemantauan (ODP) COVID-19 adalah jika kamu mengalami gejala demam (>38 C) atau ada riwayat demam ATAU ISPA tanpa pneumonia DAN memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.
Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19 adalah orang mengalami gejala demam (>38 C) atau ada riwayat demam, ISPA, pneumonia ringan hingga berat serta memiliki riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit atau kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 dalam 14 hari terakhir.
Saat ini, belum ada vaksin atau pengobatan spesifik untuk coronavirus. Pengobatan untuk penyakit ini hanya berdasarkan gejala saja berupa perawatan suportif
Anda dapat melihat informasi mengenai ODP dan PDP sekaligus orang positif COVID-19 pada portal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di https://infeksiemerging.kemkes.go.id/
WHO secara ketat memantau situasi terkini dan secara teratur menerbitkan informasi tentang penyakit ini. Informasi lebih lanjut mengenai penyakit ini dapat dilihat melalui: https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/situation-reports
Virus penyebab COVID-19 dan SARS berasal dari keluarga besar virus yang sama, namun dengan jenis yang berbeda. SARS adalah coronavirus yang diidentifikasi pada tahun 2003. Gejala SARS mirip dengan COVID-19, namun dengan kondisi/gejala yang lebih berat.
Sampai saat ini, penyebab penularan masih belum diketahui secara pasti.
Segera hubungi nomor darurat tanggap COVID-19 Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat di nomor +62 818-0211-8119
Berinteraksilah seperti biasa dengan teman Anda, tetap jaga daya tahan tubuh Anda dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Dalam 14 hari, selalu cek suhu dan gejala yang ada.
Semua orang dari berbagai usia, berisiko terinfeksi coronavirus. Pada lansia dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya (seperti asma, diabetes, penyakit jantung) lebih cenderung mengalami kondisi yang parah atau komplikasi yang berat. Semua orang harus mengikuti langkah-langkah sederhana untuk menghentikan virus seperti penyebaran virus corona, misalnya dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan air.
Saat ini tidak ada bukti ilmiah bahwa COVID-19 dapat ditularkan melalui sentuhan dengan benda atau paket kiriman/surat-surat dari Cina atau luar negeri. Dan, virus seperti jenis coronavirus tidak bisa hidup lama di luar tubuh.
Saat ini tidak ada bukti bahwa penularan coronavirus penyebab COVID-19 dari makanan. Virus seperti coronavirus tidak bisa hidup lama di luar tubuh.
Penggunaan masker terutama pada orang yang sehat dinilai belum efektif mencegah penularan penyakit COVID-19.
Jika Anda sehat, Anda tidak perlu menjauhi tempat umum atau kerumunan/keramaian. Namun jika Anda sakit, Anda disarankan untuk istirahat di rumah. Tetapi, jika anda diharuskan/terpaksa untuk keluar rumah atau berada dalam kerumunan, gunakan masker dengan baik dan benar serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah beraktivitas di luar.
Jika Anda diduga terjangkit COVID-19, Tim Tanggap COVID-19 akan mengambil beberapa sampel untuk diuji, misalnya: Lendir dari hidung, tenggorokan, atau paru-paru, dan/atau darah Dan, anda akan diisolasi dari orang lain sampai dikonfirmasi apakah Anda negatif terinfeksi coronavirus.
Jika Anda mengalami gejala demam/batuk/pilek/nyeri tenggorok atau sesak napas ketika Anda berada di luar rumah, segera menjauh dari keramaian dan hubungi Tim Tanggap COVID-19.
Antibiotik tidak untuk penyakit yang diakibatkan oleh virus jenis apapun, termasuk coronavirus. Antibiotik mungkin diberikan kepada beberapa orang yang terjangkit COVID-19 dengan komplikasi infeksi bakteri.
Pemindai suhu tubuh dinilai efektif dalam mendeteksi orang dengan suhu tinggi yang dapat disebabkan oleh coronavirus. Tetapi, alat ini tidak dapat mendeteksi orang yang terjangkit COVID-19 dengan gejala suhu tinggi yang tidak ditemukan.
Apakah Anda mengalami Gejala COVID-19 sebagai berikut: Demam suhu tinggi Batuk Pilek Nyeri tenggorokan/menelan Sesak napas Jika ada gejala di atas DAN ada riwayat perjalanan dari negara terjangkit COVID-19 atau Anda terpapar dengan pasien Positif COVID-19, hubungi nomor darurat tanggap COVID-19 Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat di nomor +62 818-0211-8119
© 2020 Developed by DISKOMINFOTIK NTB.